EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK WRITING THERAPY UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (WELL BEING) SISWA KORBAN BULLYING DI KELAS VII SMP NEGERI 7 BAUBAU
DOI:
https://doi.org/10.35326/frame.v4i02.8076Keywords:
Konseling Kelompok, Teknik Writing Therapy, Kesejahteraan Psikologis, BullyingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan teknik writing thearpy untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis (well being) siswa korban bullying kelas VII SMP Negeri 7 Baubau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dan teknik purposive sampling terhadap 6 siswa dengan kesejahtreaan psikologis (well being) rendah. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil pretest menunjukkan bahwa 6 siswa (8%) berada pada kategori tinggi, 61 siswa (84%) kategori sedang, dan 6 siswa (8%) berada pada kategori kategori rendah. Enam siswa kategori rendah diberikan perlakuan berupa konseling kelompok dengan teknik riting thearpy selama lima pertemuan. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, di mana seluruh siswa (100%) berada pada kategori tinggi. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0.027 (p < 0.05), yang menandakan bahwa konseling kelompok dengan teknik writing therapy efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis (well being) siswa korban bullyying kelas VII SMP Negeri 7 Baubau.
Downloads
References
Baikie, K. A., & Wilhelm, K. (2022). Emotional and physical health benefits of expressive writing. Advances in Psychiatric Treatment, 28(1), 59–68.
Corey, G. (2021). Theory and practice of group counseling (10th ed.). Boston: Cengage Learning.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. New York: Guilford Press.
Hasanuddin, H., & Khairuddin, K. (2021). Dukungan sosial, penyesuaian diri dan kesejahteraan psikologis pada siswa SMA Negeri 2 Binjai. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 13(2), 148–155.
Hermawan Budianto, T. (2020). Efektivitas layanan konseling kelompok teknik shaping untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran (Penelitian pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Mungkid Magelang).
Keyes, C. L. M. (2016). The framework of positive mental health. Washington, DC: American Psychological Association.
Kurniaqil, R. A. (2025). Pengaruh penerapan teknik writing therapy pada konseling kelompok terhadap psychological well-being siswa korban bullying di Sekolah Menengah Pertama Negeri 23 Pekanbaru. Jurnal Konseling Pendidikan, 8(1), 22–32.
Novitasari, D. (2022). Pengaruh menulis ekspresif terhadap kemandirian remaja dalam menghadapi tekanan sosial. Jurnal Intervensi Psikologi, 14(1), 56–67.
Putra, A. D., & Andayani, T. (2018). Dampak bullying terhadap kesejahteraan psikologis remaja sekolah menengah pertama. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 7(1), 40–49.
Ryff, C. D. (2014). Psychological well-being revisited: Advances in the science and practice of eudaimonia. Psychotherapy and Psychosomatics, 83(1), 10–28.
Santrock, J. W. (2018). Adolescence (16th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Smith, J., & Patton, D. (2020). Expressive writing as a therapeutic tool for adolescents experiencing bullying. Journal of School Counseling, 18(2), 98–110.
Syam, M. A. (2022). Analisis perilaku bullying dan penanganannya (Studi kasus salah seorang pelaku bullying di SMP Negeri 4 Sendana).
Wekoadi, E., Sitorus, H., & Rukmana, L. (2018). Writing therapy terhadap penurunan cemas pada remaja korban bullying. Jurnal Psikologi Klinis, 6(1), 23–31.


.jpg)
.png)