Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi rencana program/kegiatan dan efektivitas program Dana Desa dalam pengentasan kemiskinan dalam program dana desa terkait dengan penguatan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan desain survei. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi.  Informan sebanyak 33 orang ditentukan secara purposive sampling dan bersifat snowball sampling. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa adalah pendidikan, kesehatan, sarana dan prasarana, usaha masyarakat, pertanian, pariwisata, serta kelautan dan perikanan. Program dana desa dalam pengentasan kemiskinan di Desa Matahora berada pada kategori “kurang efektif”. Pengentasan kemiskinan melalui dana desa di Desa Longa berada pada kategori “cukup efektif”. Pengentasan dana desa di Patuho dalam pengentasan kemiskinan berada pada kategori “kurang efektif”.

Keywords

Dana Desa Kemiskinan 3T

Article Details

How to Cite
Mukaddas, J., Handa, I., & Hasddin, H. (2021). Efektivitas Program Dana Desa Dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Daerah 3T Di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 7(2), 251-259. https://doi.org/10.35326/pencerah.v7i2.1113

References

  1. Azwardi & Sukanto. (2014). Efektifitas alokasi dana desa (ADD) dan kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 29-41. doi: https://doi.org/10.29259/jep.v12i1.4865.
  2. Badan Pusat Statistik (BPS). (2018). Penghitungan Angka Kemiskinan Tahun 2018. Jakarta, ID: Badan Pusat Statistik Nasional.
  3. Badan Pusat Statistik BPS. Kabupaten Wakatobi. (2016). Kabupaten Wakatobi dalam Angka 2018. Wangi-Wangi, ID: Badan Pusat Statistik Wakatobi.
  4. Karimah, F., Saleh, C., & Wanusmawatie, I. (2014). Pengelolaan alokasi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat (studi pada Desa Deket Kulon Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 2(4), 597-602. https://media.neliti.com/media/publications/78859-ID-pengelolaan-alokasi-dana-desa-dalam-pemb.pdf.
  5. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDT). (2015). Program Pengembangan Desa dan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019; Target dan Lokasi Prioritas. Jakarta, ID: Kemendes PDT.
  6. Murdiansyah, I. (2014). Evaluasi program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat (studi kasus pada program gerdu-taskin di Kabupaten Malang). WIGA; Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi, 4(1), 71-92. https://media.neliti.com/media/publications/36627-ID-evaluasi-program-pengentasan-kemiskinan-berbasis-pemberdayaan-masyarakat-studi-k.pdf.
  7. Ngadi. (2016). Diversifikasi mata pencaharian dan pendapatan rumah tangga di kawasan pesisir Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jurnal. Sosek KP, 11(2), 209-223. doi: http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v11i2.3696.
  8. Park, A & Wang, S. (2010). Community based development and poverty alleviation: an evaluation of China’s poor village investmen program. obtained from https://ora.ox.ac.uk/objects/uuid:3064eacf-3e98-49af-a95d-8c9933dfe0ee/download.
  9. Roidah, I.S. (2016). Evaluasi kebijakan pengentasan kemiskinan dalam program keluarga harapan di Kecamatan Bejotangan Kabupaten Tulungagung. Tulungagung.ID: Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian Unita: 39-55. https://media.neliti.com/media/publications/241293-evaluasi-kebijakan-pengentasan-kemiskina-7e1797e3.pdf
  10. Sahdan, G. (2005). Menanggulangi Kemiskinan Desa. Ertikel Ekonomi Rakyat dan Kemiskinan, Edisi Maret 2005. https://scholar.google.co.id/citations?user=RaWPlYcAAAAJ&hl=id.
  11. Yulianto, T. (2005). Fenomena program-program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Klaten (studi kasus Desa Jotangan Kecamatan Bayat); Tesis Program Pascasarjana Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota. Semarang, ID: Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/18044/1/TRIMO_YULIANTO.pdf.