Penyuluhan Isbat Nikah bagi Pasangan Tidak Tercatat di Desa Labuandiri, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton
Keywords:
Penyuluhan, Isbat Nikah, Pasangan Tidak TercatatAbstract
Pernikahan yang tidak tercatat secara resmi dikemudian hari akan menimbulkan permasalahan hukum dan dalam administrasi kependudukan. Salah satu dampak paling signifikan adalah ketidakjelasan hak bagi istri dan status hukum atas anak-anak yang lahir dari pernikahan tersebut. Penyuluhan ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif dalam masyarakat tentang pentingnya pencatatan pernikahan sebagai bagian dari upaya perlindungan hak-hak perempuan dan anak. Dengan meningkatnya kesadaran hukum, diharapkan masyarakat akan lebih proaktif dalam memastikan bahwa setiap pernikahan yang terjadi telah memenuhi persyaratan hukum yang berlaku. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan penyuluhan isbat nikah bagi pasangan tidak tercatat di Desa Labuandiri, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton. Pengabdian masyarakat ini, dilakukan dengan metode penyuluhan yaitu memberikan penyuluhan pada masyarakat Desa Labuandiri terkait isbat nikah bagi pasangan tidak tercatat. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 28 Juli 2024 yang bertempat di Aula Pertemuan Desa Mantowu. Hasil kegiatan ini memberikan solusi kepada masyarakat mengenai prosedur pengajuan isbat nikah, termasuk dokumen yang diperlukan dan pihak yang dapat dihubungi, seperti kepala desa dan petugas Pengadilan Agama, untuk mendapatkan bantuan dalam proses legalisasi pernikahan.