Analisis Lost Time (Waktu Hilang) dan Tingkat Pelayanan (LOS) sebagai Indikator Kemunduran Kinerja Pasca Keputusan Operasional Penghapusan Countdown Timer (Studi Kasus Simpang Kolaka)
DOI:
https://doi.org/10.35326/scej.v10i2.8044Keywords:
Lost Time, Level Of Service, Countdown Timer, Kinerja Simpang, Manajemen Lalu LintasAbstract
Kemacetan di persimpangan perkotaan sering kali memburuk bukan hanya karena volume kendaraan, tetapi juga akibat pengaturan lalu lintas yang kurang responsif terhadap perilaku pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penghapusan countdown timer pada kinerja Simpang Jalan Pramuka dan Jalan Khairil Anwar di Kabupaten Kolaka. Masalah utamanya adalah ketidakjelasan apakah kebijakan tersebut justru memperburuk efisiensi simpang. Untuk menjawabnya, penelitian menggunakan pendekatan komparatif dengan menganalisis data sebelum dan sesudah penghapusan timer, mengacu pada metodologi Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Hasil menunjukkan bahwa tanpa countdown timer, pengemudi cenderung lebih ragu saat sinyal berubah, sehingga meningkatkan lost time dan menurunkan Level of Service (LOS) simpang dari kategori C menjadi E. Artinya, kebijakan yang awalnya dianggap netral ternyata berdampak negatif pada kelancaran lalu lintas. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor perilaku pengguna jalan dalam merancang sistem manajemen lalu lintas, bukan hanya aspek teknis semata
Downloads
References
Chen, H. (2023). Design and implementation of intersection traffic light control for optimal traffic flow.
Dwipayana, A. A. G. N. C. (2016). Perbandingan Kinerja Simpang Bersinyal Yang Menggunakan Countdown Timer Dengan Metode Time Slice Dan Mkji Pada Simpang Bersinyal Jalan Raya Padang Luwih – Dalung Permai.
Fitrian, R. D., & Darmawan, A. (2025). The Effect of Countdown Timer with Running Text at Signalized Intersection: An Empirical Study. Transactions on Transport Sciences, 16(1), 14–20. https://doi.org/10.5507/tots.2024.016
Juliana, F. (2018). Studi Perbandingan Efektifitas APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) Dengan Countdown Timer On dan Countdown Timer Off Pada Simpang Jalan Pramuka-Jalan Khairil Anwar Kolaka.
Permana, A., Wardani, I., Ramadhan, H. N., & Bukhori, B. (2025). Traffic Management in Addressing Congestion in Commercial Areas: A Case Study on Jl. Karanggetas, Cirebon City. Indonesian Journal of Advanced Research, 4(7), 1367–1380. https://doi.org/10.55927/ijar.v4i7.14874
Pemerintah Republik Indonesia. 2015. Peraturan Menteri Nomor 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. Sekretariat Negara. Jakarta.
Ranto, W., Rumayar, A. L. E., & Timboeleng, J. A. (2020). Analisa Kinerja Ruas Jalan Menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (Mkji) 1997. Jurnal Sipil Statik, 8(1), 77–82.
Rasdan Ibrahim, M., Ibrahim, M. R., Karim, M. R., & Kidwai, F. A. (2008). The Effect of Digital Count-Down Display on Signalized Junction Performance. American Journal of Applied Sciences, 5(5), 479–482.
Rosik, P. , & W. J. (2022). ransport Infrastructure and Regional Development: A Survey of Literature on Wider Economic and Spatial Impacts.
Wisetjindawat, W. , S. K. , & M. (2015). Countdown Patterns And Startup Behavior At Signalized Intersections. 2015.
Zakir, S., Maksum, I. R., & Kurniawan, T. (2024). Policy Coordination on Transportation Infrastructure Development in Palembang City. Khazanah Sosial, 6(3), 524–532. https://doi.org/10.15575/ks.v6i3.34874
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Briam Harpah Matana, Farydatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





