Studi Pengaruh Variasi Jumlah Panel pada Jembatan Rangka Baja Terhadap Frekuensi Alami dan Bentuk Mode
DOI:
https://doi.org/10.35326/scej.v10i2.7910Keywords:
Bentuk Mode, Frekuensi Alami, Variasi Panel, Jembatan Rangka BajaAbstract
Studi penelitian ini mengkaji bagaimana variasi jumlah panel mempengaruhi frekuensi alami dan bentuk modus pada jembatan rangka baja. Metode penelitian ini menggunakan Sistem Damped DOF dan ABAQUS untuk mengkaji tiga konfigurasi panel yang berbeda yaitu 8, 10, dan 12 panel. Hasil menunjukkan bahwa jembatan dengan jumlah panel yang lebih sedikit memiliki frekuensi alami yang lebih rendah, sementara jembatan dengan jumlah panel yang lebih banyak memiliki frekuensi yang lebih tinggi akibat peningkatan kekakuan. Selain itu, analisis bentuk mode menunjukkan bahwa jembatan dengan jumlah panel yang lebih sedikit mengalami deformasi yang lebih besar, yang berpotensi mempengaruhi kinerja dinamisnya. Penelitian ini menekankan pentingnya mengoptimalkan jumlah panel dalam desain jembatan untuk meningkatkan kekakuan dan ketahanan terhadap gaya dinamis. Penelitian masa depan dapat mengeksplorasi pengaruh parameter struktural lain terhadap frekuensi alami dan bentuk mode.
Downloads
References
Baja, P. J. R. (n.d.). Sistem Lantai Panel Segmental Ortotropik Baja.
Chairuman, M. Z. (2024). Kajian Frekuensi Alami dan Bentuk Modus terhadap Aplikasi Gempa Vertikal dan Gempa Horizontal dengan Jumlah Panel yang Variatif. Universitas Sumatera Utara.
Chairuman, Z., Tarigan, J., & Nursyamsi, N. (2024). Study on the Effect of Variation in Number of Panels on Natural Frequency. International Journal of Architecture and Urbanism, 8(3), 439–447.
Chen, G.-W., Beskhyroun, S., & Omenzetter, P. (2016). Experimental investigation into amplitude-dependent modal properties of an eleven-span motorway bridge. Engineering Structures, 107, 80–100.
Grigorjeva, T., & Kamaitis, Z. (2015). Numerical analysis of the effects of the bending stiffness of the cable and the mass of structural members on free vibrations of suspension bridges. Journal of Civil Engineering and Management, 21(7), 948–957.
Ju, S.-H., & Lin, H.-T. (2003). Resonance characteristics of high-speed trains passing simply supported bridges. Journal of Sound and Vibration, 267(5), 1127–1141.
Karimi, F., Akbari, R., & Maalek, S. (2022). A Simple Conceptual Model for Estimating the First Bending Natural Frequency of Bridge Superstructures. Shock and Vibration, 2022(1), 1202384.
Kirsanov, M. N. (2020). Analytical dependence of the deflection of the spatial truss on the number of panels. Magazine of Civil Engineering, (4 (96)), 110–117.
Malekjafarian, A., Khan, M. A., OBrien, E. J., Micu, E. A., Bowe, C., & Ghiasi, R. (2022). Indirect monitoring of frequencies of a multiple span bridge using data collected from an instrumented train: a field case study. Sensors, 22(19), 7468.
Prawestri, D., Sutrisno, W., & Priyanto, A. (2021). Perbandingan Analisis Frekuensi Alami Jembatan Gantung Dengan Menggunakan Aplikasi Accelerometer Meter Dan Software (Studi Kasus Jembatan Gantung Kemiri Buluharjo Karangmojo). RENOVASI: Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil, 6(1), 54–64.
Siekierski, W. (2016). An analytical method to estimate the natural bending frequency of the spans of railway through truss bridges with steel-and-concrete composite decks. Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part F: Journal of Rail and Rapid Transit, 230(8), 1908–1918.
Sutrisno, W., Chandra, D. L., & Deonanda, A. (2021). Perbandingan Frekuensi Alami Jembatan Karangsemut Menggunakan Accelerometer Dan Sap2000. RENOVASI: Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil, 6(2).
Tran, K. L., Douthe, C., Sab, K., Dallot, J., & Davaine, L. (2014). Buckling of stiffened curved panels under uniform axial compression. Journal of Constructional Steel Research, 103, 140–147.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 muhammad zaki chairuman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





