Kajian Eksperimental Beton Berongga Menggunakan Batu Pecah dari Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio Terhadap Kuat Tekan Beton (Gradasi tertahan ½”, 3/8” dan no. 4)

  • La Sianto Universitas Muhammadiyah Buton
  • La Ode Nukman Universitas Muhammadiyah Buton
  • Nur Habsatullah Masna A Universitas Muhammadiyah Buton
  • Aldi Febriyanto Universitas Muhammadiyah Buton
Keywords: Beton, batu pecah, Kuat Tekan

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat-sifat karakteristik dan besar kuat tekan yang dihasilkan oleh beton berongga dengan menggunakan material (batu pecah gradasi tertahan ½” 3/8” dan no. 4) dari Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio. Dalam penelitian ini dilakukan dengan empat fariasi FAS (Faktor Air Semen) yaitu Fas 0,25, 0,27, 0,30 dan 0,35. Pengujian dilakukan pada umur perawatan 3 hari, 7 hari dan 28 hari, dengan dimensi benda uji slinder 15 cm x 30 cm. setiap fariasi fas dibuat 9 benda uji dengan jumlah keseluruhan 36 bendauji. Hasil pengujian karakteristik material batu pecah (gradasi tertahan ½” 3/8” dan no. 4), yang diperoleh melalui hasil pemeriksaan terhadap material asal dari Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio, pemeriksaan ada yang masuk dalam standar namun ada juga yang tidak masuk standar pemeriksaan yang disyaratkan. Misalkan yang tidak masuk dalam standar pemeriksaan yang disyaratkan kadar lumpur 1,72 % dan kondisin lepas 1,48, sedangkan yang masuk dalam standar yang disyaratkan yaitu, kadar air 1,19 %, kondisi padat 1.65, absorpsi 1,38, berat jenis nyata 2,96, berat jenis dasar kering 2,85, dan berat jenis kering permukaan 2,88, modulus kekasaran 5,80. Hasil kuat tekan beton berongga fas 0,25 pada umur 3 hari adalah 63,2 kg/cm2, 7 hari 69,8 km/cm2 dan 28 hari 80,2 km/cm2. Fas 0,27 umur 3 hari 69,8 km/cm2, 7 hari 80,2 km/cm2dan 28 hari 82,1 km/cm2. Fas 0,30  umur 3 hari 76,4 km/cm2, 7 hari 84,0 km/cm2dan 28 hari 89,6 km/cm2. Fas 0,35 umur 3 hari 81,2 km/cm2, 7 hari 99,1 km/cm2dan 28 hari 104,7 km/cm2. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peningkatan kuat tekan beton berongga dengan faktor air semen (fas) 0,35 pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari lebih tinggi kuat tekannya biladi bandingkan dengan factor air semen (fas) 0,25, 0,27 dan 0,30.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-07-21
How to Cite
Sianto, L., Nukman, L. O., Masna A, N., & Febriyanto, A. (2021). Kajian Eksperimental Beton Berongga Menggunakan Batu Pecah dari Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio Terhadap Kuat Tekan Beton (Gradasi tertahan ½”, 3/8” dan no. 4). SCEJ (Shell Civil Engineering Journal), 4(1), 32-38. https://doi.org/10.35326/scej.v4i1.1066