Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai budaya yang terdapat dalam sastra lisan rakyat Simeulue. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini dari cerita rakyat Simeulue. Cerita rakyat Simeulue tersebut adalah cerita Fatu Malayal, Mahawali Tigo Kalimat, dan Muntiko Betuah. Teknik pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa nilai budaya yang terdapat dalam kelima cerita rakyat Simeulue tersebut adalah: (1) nilai budaya terkait hubungan manusia dengan Tuhan yaitu berdoa, percaya kepada Tuhan, percaya kepada takdir, percaya akan kebenaran. (2) nilai budaya terkait hubungan manusia dengan alam yaitu memanfaatkan alam, mencintai alam atau menyanyangi binatang. (3) nilai budaya terkait hubungan manusia dengan manusia lain yaitu kasih sayang, musyawarah, membela orang tua, sikap suka menolong, pemberian nasihat, rela berkorban, membalas budi, berbakti kepada orang tua, menjalankan amanah. (4) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat yaitu bijaksana, persatuan dalam masyarakat, mengadakan kenduri, bekerja sama. (5) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu bekerja keras, keberanian, berguru, cerdas, pantang menyerah dan keikhlasan.

Keywords

Nilai Budaya Sastra Lisan Cerita Rakyat Simeulue

Article Details

How to Cite
Yulsafli, Y. (2022). Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Simeulue Provinsi Aceh. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 8(3), 841-860. https://doi.org/10.35326/pencerah.v8i3.2516

References

  1. Andi Musdalifa. (2016). Nilai-Nilai Budaya dalam Tiga Cerita Rakyat Tolaki (Pendekatan Sosiologi Sastra). Jurnal Humanika, 16(1), 2.
  2. Choirudin, M., & Ratnawati, I. I. (2018). Nilai Budaya dalam Buku Cerita Rakyat Paser dan Berau. Jurnal Basataka (JBT), 1(1), 45–57. https://doi.org/10.36277/basataka.v1i1.14
  3. Erfinawati., & Ismawirna. (2019). Nilai Budaya dalam Sastra Lisan Masyarakat Aceh Jaya. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 13(2).
  4. Desy, W. O., Mursalim, & Hanum, I. S. (2020). Nilai Budaya dalam Legenda Liang Ayah di Kalimantan Tengah: Kajian Folklor. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni Dan Budaya, 4(1).
  5. Erwanto, E., & Contessa, E. (2020). Nilai Budaya dan Moral dalam Tradisi (Lisan) Muayak pada Acara Sunatan Masyarakat Banding Agung OKU Selatan (Sumatera Selatan). Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 13(2). https://doi.org/10.30651/st.v13i2.4252
  6. Fitrianingrum, E. (2016). Nilai Budaya dalam Cerita Batu Darah Muning dari Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang. JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 1(2), 45. https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v1i2.90
  7. Krismonikasari, Priyadi, T., & Wartiningsih. (2022). Nilai-Nilai Budaya dalam Antologi Kunang-Kunang Cerita Rakyat Selakau Timur. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11(2), 1–10.
  8. Laxmi, L., Shri Ahimsa Putra, H., Setiadi, S., Alamsyah Mansyur, F., Ode Abdul Munafi, L., & Udu, S. (2022). Sara Kidina in Buton: The Perspective of History, Culture and Quality of Life. KnE Social Sciences, 7(8), 508-521. https://doi.org/10.18502/kss.v7i8.10770
  9. Mansyur, F. A., & Taharu, F. I. (2021). Problematika dan Strategi Pembelajaran pada Masa Pandemi di Wilayah Pesisir Kepulauan Buton. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 7(4), 501-516.
  10. Margono, S. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Asbi Mahasatya.
  11. Merdiyatna, Y. Y. (2019). Nilai-Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Panjalu. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 143–148.
  12. Murahim, N. (2019). Nilai-Nilai Budaya Sasak Kemidi Rudat Lombok: Perspektif Hermeneutika. MABASAN, 5(2). https://doi.org/10.26499/mab.v5i2.211
  13. Muslihah, N. N. (2019). Kajian Nilai Budaya dalam Mite Silampari sebagai Alternatif Materi dalam Pendidikan Karakter. Kajian Nilai Budaya Dalam Mite Silampari, 174–186.
  14. Muthia, C., Effendi, R., & HMZ, N. (2021). Nilai-Nilai Agama Islam dalam Budaya dan Adat Masyarakat Aceh. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(1). https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i1.170
  15. Rahayu, N. T., Setyarto, S., & Efendi, A. (2014). Model Pewarisan Nilai-Nilai Budaya Jawa Melalui Pemanfaatan Upacara Ritual. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1).
  16. Riezal, C., Joebagio, H., & Susanto, S. (2018). Upaya Internalisasi Nilai-Nilai Budaya Peumulia Jamee Masyarakat Aceh dalam Pembelajaran Sejarah (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Darul Makmur). Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 3(2). https://doi.org/10.28926/briliant.v3i2.167
  17. Subhan Widiansyah, H. (2018). Dampak Perubahan Global terhadap Nilai-Nilai Budaya Lokal dan Nasional (Kasus pada Masyarakat Bugis-Makasar). Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika, 4(1).
  18. Thabroni, G. (2019). Sastra – Pengertian, Sejarah, Jenis & Fungsi (Pendapat Ahli). Serupa.Id.
  19. Tjahyadi, I. (2013). Mengulik Kembali Pengertian Sastra. Google Scholar, 107.
  20. Umri, C. A., & Syah, E. F. (2021). Nilai-Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Baturaden pada Masyarakat Banyumas sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di Sekolah Dasar : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IV(2), 93–100.
  21. Wibowo, E. (2020). Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Hikayat Datuk Tuan Budian dan Sultan Domas Pemimpin Yang Sakti Dan Baik Hati. Tuahtalino, 13(2), 156. https://doi.org/10.26499/tt.v13i2.1336
  22. Wuryani, W. (STKIP S. B. (2017). Pesona Karya Sastra dalam Pembelajaran Bahasa dan Budaya Indonesia. Semantik, 2(2).