Main Article Content

Abstract

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kota Kendari membangun infraktruktur jembatan, menghubungkan Kecamatan Kendari dan Kecamatan Abeli. Pembangunan jembatan Bahteramas dapat menjadi awal perubahan dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan jembatan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitar pembangunan jembatan meliputi jenis pekerjaan, pendapatan, kesehatan dan kondisi perumahan sebelum dan saat pembangunan jembatan. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, menggunakan data primer dan sekunder. Populasi penelitian adalah kepala keluarga di sekitar pembangunan jembatan Bahteramas, berjumlah 140 Kepala Keluarga. Penentuan sampel menggunkan teknik probability sampling dan diperoleh sampel sebanyak 14 Kepala Keluarga. Hasil penelitian, pembangunan jembatan tidak berdampak signifikan pada variabel jenis pekerjaan masyarakat. Hal ini disebabkan masyarakat di sekitar jembatan  tidak terlibat sebagai pekerja dalam proses pembangunan jembatan. Pembangunan jembatan berdampak pada variabel pendapatan yaitu pada masyarakat yang bekerja sebagai pedagang, ini diakibatkan oleh kegiatan konsumsi para pekerja jembatan yang membeli kebutuhan sehari-hari pada pedagang sekitar pembangunan jembatan. Dampak pembangunan jembatan terhadap variabel kesehatan yaitu pembangunan jembatan menyebabkan gangguan pernapasan dan kebisingan. Dampak pembangunan jembatan terhadap kondisi bangunan rumah yaitu umur ekonomi bangunan rumah berkurang dari yang seharusnya, sebagai akbiat dari getaran yang ditimbulkan saat pemasangan tiang jembatan.

Keywords

Dampak Sosial Ekonomi Infrastruktur Pembangunan Jembatan

Article Details

How to Cite
Dja’wa, A., Abdullah, R., Saputra, S., Jabani, B., & Firmansyah, M. (2021). Dampak Pembangunan Jembatan Bahteramas Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 7(2), 200-207. https://doi.org/10.35326/pencerah.v7i2.1105

References

  1. Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
  2. Iek, M. (2013). Analisis Dampak Pembangunan Jalan terhadap Pertumbuhan Usaha Ekonomi Rakyat di Pedalaman May Barat Provinsi Papua Barat: Studi Kasus di Distrik Ayamaro, Aitinyo, dan Aifat. . Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan.
  3. Made Avadhuta Austinov Mahagana, C. B. (2013). Study Kelayakan Jalan Akses Jembatan Baru Ploso Di Kabupaten Jombang-Jawa Timur. Jurnal TeknisITS, E-75-E77.
  4. Muhsin, T. (2012). Kebutuhan Pembangunan Infrastruktur Dalam Pengembangan Wilayah (Studi Kasus Pembangunan Jembatan Bahteramas Kota Kendari). ITS.
  5. Pamungkas, B. T. (2009). Pengaruh Infrastruktur Ekonomi, Sosial dan Adminitrasi/Institusi Terhadap Pertumbuhan Propinsi-Propinsi Di Indonesia. lib.ui.ac.id.
  6. Prawiro, V. S. (2014). Kemungkinan Perubahan Guna Lahan Akibat Pembangunan Jalan Layang Non-Tol Antasari Blok M Berdasarkan Persepso Masyarakat. Perencanaan Wilayah dan Kota A SAPPK 1 (2).
  7. Ruslan, P. T. (2018). Pengaruh Jembatan Bahteramas dan Dampak Bagi Masyarakat (Studi Kasus Di Kelurahan Kandai Kecamatan Kendari Kota Kendari. Neo-Societas Vol 3 No 2, 381-388.
  8. Sudarsana, D. K. (Juli 2011). 2011. Penyertaan Ekonomi Makro Berupa PDRB dalam Ekonomi Pembangunan Jalan Penghubung Bali Utara – Selatan. . Jurnal Ilmiah 15 (2).