POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT NELAYAN DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI

(STUDI DESKRIPTIF DI KELURAHAN LEATO SELATAN, KECAMATAN DUMBO RAYA, KOTA GORONTALO)

  • Citra Putri Dano Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Masyarakat Nelayan, Pola Komunikasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Abstract

Masyarakat nelayan adalah orang – orang yang hidup di desa pinggiran pantai atau pesisir pantai. Pada dasarnya istilah masyarakat pesisir sering diidentikkan dengan penyebutan masyarakat nelayan, hal ini disebabkan karena mayoritas dari pekerjaan masyarakat pesisir adalah nelayan. Masyarakat nelayan masih menjadi prioritas utama karena disamping kehidupannya dipesisir pantai yang jauh dari jangkauan transportasi dan komunikasi, serta tingkat pendidikan yang rendah namun sebetulnya memiliki potensi penghasilan yang sangat menjajikan dari hasil kelautan ikut andil dalam perekonomian negara. Di era teknologi informasi dan komunikasi, TIK bukan lagi menjadi barang mahal yang tak tersentuh oleh masyarakat. TIK sekarang ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan oleh manusia sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Dengan teknologi segalanya menjadi lebih mudah dan produktif. Dapat mengefektifkan serta mengefisienkan waktu, tenaga serta biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan latar belakang tersebut sebagai peneliti di bidang komunikasi dan media kiranya perlu penelitian pola komunikasi masyarakat nelayan, karena informasi sangat penting untuk pengembangan kemajuan daerah, menguasai informasi bisa sebagai pondasi yang kuat untuk kemajuan masyarakatnya. Penelitian belangsung selama 8 bulan di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Informasi diperoleh melalui observasi non partisipan, dimana peneliti tidak melibatkan diri secara langsung dalam kehidupan masyarakat nelayan dan wawancara semi terstruktur terhadap lima warga yang berprofesi sebagai nelayan serta dokumentasi sebagai pelengkap data.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-02-23