Peran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular Indonesia sebagai Instrumen Diplomasi Indonesia ke Southern Partners

  • Zipora Mahalia Niman Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta

Abstract

Munculnya kerangka kerja sama Internasional baru antara negara berkembang yang dikenal dengan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular merupakan usaha negara-negara berkembang memutuskan tali ketergantungan ekonomi pembangunan oleh negara maju. Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) merupakan kerja sama pembangunan di antara negara-negara berkembang dalam rangka mencapai kemandirian bersama yang dilandasi oleh solidaritas, kesetaraan, dan saling menguntungkan. Dalam perjalanannya, model kerja sama tersebut mengalami perkembangan dengan adanya dukungan mitra pembangunan yang dikenal dengan istilah Kerja Sama Triangular sehingga kemudian dikenal menjadi Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular. Pelaksanaan KSST Indonesia sebagai salah satu kebijakan luar negeri Indonesia, menjadi hal yang penting dan efektif sebagai instrumen/alat untuk melakukan diplomasi Indonesia di dunia internasional, khususnya bagi negara-negara berkembang atau Southern Partners. Implementasi dari kebijakan ini diarahkan untuk mewujudkan kepentingan nasional Indonesia di dunia internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan Dyadic Power Theory untuk menjelaskan peran KSST Indonesia sebagai instrumen yang digunakan Indonesia untuk berdiplomasi dengan Southern Partners demi mencapai kepentingan nasional negara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa KSST Indonesia memiliki peran besar yang signifikan bagi hubungan Indonesia dengan Southern Partners. Berdasarkan Dyadic Power Theory, Indonesia memiliki posisi yang baik dan cukup mendominasi dalam hubungan kerja sama dengan Southern Partners terkait KSST Indonesia. Kedepannya Indonesia akan terus berkomitmen untuk semakin mengembangkan kinerjanya sebagai negara donor dan selalu bersifat adaptif dengan situasi yang berkembang di dunia internasional.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-04-10