Nilai Tambah Pengolahan Sambal Boran Kemasan Pada UKM Silvana Food

  • Titis Surya Maha Rianti Universitas Islam Malang
  • Ahmad Dedy Syanthori Universitas Islam Malang
  • Dina Kartika Sari Universitas Islam Malang
Keywords: Sambel Boran, Analisis Nilai Tambah, UKM

Abstract

Sambal Boran adalah sambal khas Lamongan yang diolah dengan bahan dasar cabai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dari Sambal Boran kemasan di UKM Silvana Food. Jenis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini ialah data primer yang diperoleh dari wawancara terhadap key informan yaitu pemilik UKM Silvana Food. Data yang dididapatkan kemudian dianalisis dengan menghitung biaya, pendapatan, dan nilai tambah dengan metode Hayami. Dari hasil perhitungan diperoleh total biaya bahan baku rata-rata yang dikeluarkan adalah Rp 25.000/kg, sumbangan input lain Rp 360.600/kg. Nilai output Rp 25.000/unit dan nilai tambah sebesar Rp 389.400/kg. Pendapatan yang didapatkan tenaga kerja Rp 37.500/unit. Dengan nilai margin sebesar Rp 750.000/kg, besarnya margin dari pengemasan sambal boran ini menunjukkan bahwa penjualan produk sambal boran kemasan dapat disimpulkan bahwa UKM Silvana Food mendapatkan nilai tambah dari pengolahan komoditas cabai menjadi sambal boran kemasan dan usaha tersebut layak untuk dikembangkan. Diharapkan pemilik UKM Silvana Food dapat meningkatkan pemasaran online melalui  sosial commerce dan menjalin mitra dengan toko oleh-oleh setempat sehingga semakin berkembang dan permintaannya semakin meningkat di era pandemi covid-19.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhiarsya Perdana, Sukanta, R. A. M. (2021). Analisis Bisnis Model Canvas dan Kelayakan Keuangan di UMKM Tim’s Kuliner. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Https://Jurnal.Unibrah.Ac.Id/Index.Php/JIWP, 7(1), 391–402. https://doi.org/10.5281/zenodo.6301707

Alif. S.M. (2017). Kiat Sukses Budidaya Cabai Rawit. Bio Ginesis Darmawan.

Amrullah, A., Tenriawaru, A. N., Viantika, N. M., Darma, R., Heliawaty, & Akib, M. N. (2020). An added value analysis of Pulu Mandoti rice agricultural commodities at farmers level. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 486(1), 0–4. https://doi.org/10.1088/1755-1315/486/1/012040

Arianti, Y. S., & Waluyati, L. R. (2019). Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Agroindustri Gula Merah di Kabupaten Madiun. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 3(2), 256–266. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.4

Badan Kebijakan Fiskal. (2012). Kajian nilai tambah produk pertanian. Badan Kebijakan Fiskal, 6.

Darmawan, M. I., Hairiyah, N., & Hajar, S. (2018). Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Manisan Terung UD. Berkat Motekar di Desa Pemuda Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Teknologi Agro-Industri, 5(2), 110. https://doi.org/10.34128/jtai.v5i2.77

Hapsari, H., Djuwendah, E., & Karyani, T. (2008). Peningkatan Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Salak Manonjaya. Agrikultura, 19(3), 208–215. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v19i3.1005

Julitasari, Evi Nurifah, & Suwarta. (2020). Analisis Nilai Tambah Produk Cabe Akibat Over Supply di Masa Pandemi Covid-19 (Studi di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang). Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH 2020), Ciastech, 285–292.

Pusat Data dan Informasi Sistem Pertanian. (2021). Outlook TPHORTI.

Rianti, T. S. M. (2021). Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang. Media Agribisnis, 5(1), 60–66.

Rudiyanto, A. A. (2014). Pola Kemitraan Koperasi Sejahteraq Abadi Dalam Meningkatkan Keuntungan Petani Cabai. 5(62), 271–279. https://doi.org/10.15294/jejak.v7i1.3596

Sahat, D., & Manalu, T. (2018). Kemitraan Tomat (Studi Kasus Kelompok Usahatani Mekar Tani Jaya di Lembang , Jawa Barat). Agrica Ekstensia, 12, 13–18.

Sari, W. R. (2019). Pemasaran Nasi Boranan Sebagai Ikon Baru Wisata Kuliner Kota Lamongan, Jawa Timur.

Satriya, N. K. G. P. (2021). Pelatihan Dan Pendampingan Pengolahan Cabai Rawit Menjadi Bubuk Cabai Siap Konsumsi Di Kelompok Tani Pangan Sejahtera Sarwa Prani Kelurahan Penatih Denpasar Timur. Sewaka Bhakti, 7, 6.

Sulistyowati, L., Pardian, P., Syamsyiah, N., & Deliana, Y. (2018). Development of small and medium business (SMES) of mango dodol processing to increase the added value (a case study in Ujungjaya Village, Indramayu District, West Java). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 142(1), 0–8. https://doi.org/10.1088/1755-1315/142/1/012042

Wowor, W. (2022). Bauran Pemasaran Sambal Hiyung. 2(11), 3805–3816.

Published
2022-05-29
How to Cite
Rianti, T. S., Syanthori, A., & Sari, D. (2022). Nilai Tambah Pengolahan Sambal Boran Kemasan Pada UKM Silvana Food. Media Agribisnis, 6(1), 23-29. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v6i1.2280
Section
Articles