Problematika Fungsi Hakim Pengawas dan Pengamat Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia: Tinjauan Studi Socio-Legal

  • H Muhamad Rezky Pahlawan MP Universitas Pamulang
  • Chessa Ario Jani Purnomo Universitas Pamulang
Keywords: The Supervisory Judge and Observer (Kimwasmat), principle of kimwasmat law, organizational model, administrative aspects

Abstract

In this study, the author considers 3 (three) reasons that are considered important such as philosophical aspects, aspects of criminal law theory, and political aspects of national criminal procedural law after describing 5 (five) previous legal scientific studies related to the implementation of supervisory judges and observers in the criminal justice system. This study aims to reflect on the legal principles of the kimwasmat institution and build models and patterns of implementing the kimwasmat institution. This research intends to answer 2 (two) legal issues: firstly, what are the legal principles contained in Article 280 of the KUHAP. Secondly, what is the model and pattern of implementation of the supervisory and observer judge institutions based on Article 280 of the KUHAP. This legal research uses the socio-legal research method, the materials of which are the results of interviews of judges in deliberate district courts, study of court official documents, relevant laws and regulations to legal issues, legal theory and social science theories. This study found, firstly, the function of kimsmat based on the principle of legal certainty and the principle of benefit which seeks to be married into the principle of certainty which is useful based on Pancasila. Finally, the classical bureaucratic model and the institutional model as well as the aspects of state administration to explain the management and control functions of the authority of the kimwasmat become the basis for the court to carry out criminal objectives.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhumami, K. (2018). PERANAN HAKIM PENGAWAS DAN PENGAMAT UNTUK MENCEGAH TERJADINYA PENYIMPANGAN PADA PELAKSANAAN PUTUSAN PENGADILAN THE ROLE OF SUPERVISORY JUDGE TO PREVENT THE DISCRETION IN COURT DECISION IMPLEMENTATION. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 7(1), 45–66.

Apriyanti, Dahlan, A., & Suhaimi. (2014). PELAKSANAAN PENGAWASAN DAN PENGAMATAN PUTUSAN PIDANA DALAM PERSPEKTIF SISTEM PERADILAN PIDANA (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Jantho). Jurnal Ilmu Hukum Pascasarjana Syiah Kuala, 1(2), 78–84.

Atmasasmita, R. (2018). Rekonstruksi Asas Tiada Pidana Tanpa Kesalahan (2nd ed.). PT Gramedia Pustaka Utama.

Dermawan, Kemal, M., & Oli’i., M. I. (2015). Sosiologi Pengadilan Pidana. Obor.

Frederickson, H. G. (2003). Administrasi Negara Baru. LP3ES.

Hamzah, A. (1985). Pengantar Hukum Acara Indonesia. Ghalia Indonesia.

Irianto, Sulistyowati (ed.), et.al. (2017). Metode Penelitian Hukum: Konstelasi dan Refleksi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Ispriyarso, B. (2015). SANDERA PAJAK SEBAGAI ALAT PAKSA DALAM PENAGIHAN UTANG PAJAK ( Studi tentang Penegakan Hukum Pajak Melalui Sandera Pajak ). In Masalah-Masalah Hukum (Vol. 44, Issue 1, p. 69). FH Undip. https://doi.org/10.14710/mmh.44.1.2015.69-77

Kim, S. (2013). Pendekatan Keadilan Melalui Silaisme Dan Standarisasi Pidana (Penyusunan Pola Pidana). Pendekatan Keadilan Melalui Silaisme Dan Standarisasi Pidana (Penyusunan Pola Pidana), 42(3), 397–404. https://doi.org/10.14710/mmh.42.3.2013.397-404

Mukti, H. (2010). PERANAN HAKIM PENGAWAS DAN PENGAMAT DALAM PEMBINAAN NARAPIDANA. Yuriska, 1(2), 131–143.

Muladi dan Barda Nawawi Arief. (2010). Teori-Teori dan Kebijkan Pidana. Alumni.

O’Brien, M., & Yar, M. (2008). Criminology The Key Concepts. Routledge.

Pahlawan, M. R., Suyadi, A., & Wahib. (2020). Hukum Tata Negara. Unpam Press.

Pangaribuan, M. A., Arsa, M., & Zikry, I. (2017). Pengantar Hukum Acara Pidana Di Indonesia. Rajawali Pers.

Rosalina, M., & Widya Handary. (2019). JURNAL HUKUM KAIDAH Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat. Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi Dan Informasi Hukum Dan Masyarakat, 19(2), 114–136. https://anjarnawanyep.wordpress.com/konse

Sabuan, Ansori, S. P. dan R. A. (1990). Hukum Acara Pidana. Angkasa.

Siagian. Sondang. (1987). Filsafat Administrasi. Haji Masagung.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman

SEMA No. 3 Tahun 1984 Tentang Pelaksanaan Tugas Kimwasmat

SEMA No. 7 Tahun 1985 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Tugas Kimwasmat

Wawancara 1 Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Pada Tanggal 28 Juli 2020 di Pengadilan Negeri Tangerang.

Wawancara 1 Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Pada 30 Juli 2020 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Wawancara 1 Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Pada 4 Agustus 2020 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Yuris PS, D. P. (2010). IMPLEMENTASI TUGAS HAKIM PENGAWAS DAN PENGAMAT DALAM PENGAWASAN DAN PENGAMATAN TERHADAP NARAPIDANA (Kajian di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Purwokerto). Jurnal Dinamika Hukum, 10(2), 93–104. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2010.10.2.143

Published
2020-08-27
How to Cite
Pahlawan MP, H. M. R., & Purnomo, C. (2020). Problematika Fungsi Hakim Pengawas dan Pengamat Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia: Tinjauan Studi Socio-Legal. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 6(2), 107-117. https://doi.org/10.35326/pencerah.v6i2.709
Section
Articles