Analisis Harmonisasi Komunikasi Antara Nelayan Jaring Bobo Dalam Usaha Penangkapan Ikan Di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)

  • Masni Sanmas STIKOM Muhammadiyah Jayapura

Abstract

ABSTRAK

 

 

Nelayan merupakan bagian dari unit penangkapan ikan yang sangat berperan penting dalam operasi penangkapan ikan di laut. Produktivitas hasil tangkap yang dimiliki nelayan sangat ditentukan oleh baik buruknya kondisi alam, misalnya keadaan cuaca yang kurang baik, faktor lain yang sangat berpengaruh terhadap kurangnya produktivitas hasil tangkap juga disebabkan karena faktor internal dari kelompok nelayan itu sendiri. Faktor internal yang dimaksud ialah hubungan sosial di dalam kelompok jaring bobo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi komunikasi antara nelayan dalam usaha penangkapan ikan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan untuk membangun komunikasi yang harmonis antar nelayan selama berlangsungnya proses penangkapan ikan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung terhadap 22 informan dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa, nelayan di Kabupaten Seram Bagian Barat dalam menjalankan usaha jaring bobo sering terjadi konflik yng mengakibatkan komunikasi antar nelayan tidak berjalan harmonis, dan ada juga nelayan yang komunikasi mereka berjalan harmonis. Upaya yang di gunakan dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan saling menghargai, kejujuran, kerjasama, dan adanya tanggung jawab. Serta Pentingnya harmonisasi dalam kelompok adalah untuk menciptakan adanya rasa nyaman diantara nelayan.  

 

Kata Kunci: Komunikasi Kelompok, Harmonisasi Komunikasi, Hasil Tangkapan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-25