MAJALAH PECINAN TERKINI SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI KOMUNITAS TIONGHOA DI KOTA MAKASSAR

  • Syahrir Nawir Nur Universitas Muhammadiyah Buton
Keywords: Komunikasi, Media, Majalah Pecinan, Komunitas Tionghoa.

Abstract

Salah satu staff redaksi menulis di sebuah milis bahwa Pecinan Terkini tidak bermaksud menciptakan eksklusifitas masyarakat Tionghoa dalam pemberitaan, tetapi bertujuan lebih untuk membebaskan kelompok masyarakat ini dari keterbatasan mereka dalam publikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Melihat aktivitas yang dilakukan majalah Pecinan Terkini sebagai wadah atau media informasi dan komunikasi bagi komunitas Tionghoa di Makassar dan (2) mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat majalah Pecinan Terkini sebagai wadah atau media informasi dan komunikasi bagi komunitas Tionghoa. Objek penelitian ini adalah para redaksi majalah Pecinan Terkini yang memiliki peran penting dalam penerbitannya, tokoh-tokoh Tionghoa di kota Makassar yang juga selaku pembaca majalah Pecinan terkini, serta pemerhati komunitas Tionghoa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada narasumber yang kompatibel dan mencari referensi studi pustaka melaluiĀ  beberapa sumber lainnya. Hasil analisis yang diperoleh dari penggunaan teori uses dan gratifications adalah melihat proses-proses majalah Pecinan Terkini dalam perannya sebagai media komunikasi komunitas Tionghoa, mulai dari variabel, motif, penggunaan media, sampai efek. Kemudian melihat faktor-pendukung majalah Pecinan Terkini sebagai media komunikasi komunitas Tionghoa antara lain bahwa majalah ini merupakan satu-satunya majalah terlengkap bagi komunitas Tionghoa, yang memiliki konten yang lengkap. Dan memiliki beberapa faktor penghambat seperti sifat traumatik masa lalu komuitas Tionghoa yang menyebabkan komunitas ini cenderung tertutup.

Published
2019-06-29
Section
Articles